Mistis’s Weblog

Duniaku & Dunia Lain

KAJIAN ILMIAH RUNTUHKAN ATEISME

Posted by mystys pada Maret 13, 2008

OLEH: RACHMAT HIDAYAT

Belum lama ini, Anthony Flew, filsuf ateis berusia 81 tahun mengakui dan menerima bahwa alam semesta memang diciptakan Tuhan….

Setelah mengetahui kerumitan makhluk hidup yang didasarkan pada keberadaan informasi, Anthony Flew menyadari, asal-usul sesungguhnya dari kehidupan adalah rancangan cerdas (intelligent design).
Anthony Flew mengemukakan alasan ilmiah yang mendasari perubahan keyakinannya ini.1. Berdasarkan tingkat kerumitan yang hampir tak dapat dipercaya dari penataan yang dibutuhkan untuk memunculkan kehidupan. Penelitian pakar biologi terhadap DNA menunjukkan suatu ‘kecerdasan’ pastilah telah ikut campur tangan.
2. Sudah terlampau sulit untuk memulai berpikir tentang membangun sebuah teori alamiah tentang evolusi makhluk hidup pertama yang dapat berkembang biak.
3. Sungguh mustahil makhluk hidup pertama berevolusi dari benda mati dan kemudian berkembang menjadi makhluk yang luar biasa rumitnya.
Penelitian DNA yang dikutip Anthony Flew sebagai alasan mendasar perubahan pandangannya tentang penciptaan.
Bentuk heliks (rantai ganda terpilin) dari molekul DNA, kode genetik yang ada padanya, susunan nukleotida yang menggugurkan teori kebetulan, kemampuan menyimpan sejumlah besar informasi, dan banyak penemuan mengejutkan lainnya telah mengungkapkan, struktur dan fungsi-fungsi molekul ini dirancang bagi kehidupan dengan rancangan khusus.
Ulasan ilmuwan yang menggeluti penelitian DNA menjadi saksi atas fakta ini. Contohnya, Francis Crick, ilmuwan yang mengungkap bentuk heliks DNA. Dia dihadapkan pada penemuan tentang DNA, sehingga dia mengakui bahwa asal-usul kehidupan mengisyaratkan sebuah keajaiban.
Menurutnya, asal usul kehidupan saat ini tampak hampir menyerupai sebuah keajaiban. Sungguh banyak kondisi yang harus dipenuhi agar hal tersebut dapat terjadi.
Berdasarkan perhitungannya, Led Adleman dari Universitas Southern California di Los Angeles mengatakan bahwa satu gram DNA dapat menampung informasi sebanyak satu triliun CD.
Gene Myers, seorang ilmuwan yang dipekerjakan pada Human Genome Project (Proyek Genom Manusia) mengatakan hal berikut ini ketika berhadapan dengan penataan menakjubkan DNA yang dia saksikan.
“Apa yang sungguh mengejutkan saya adalah arsitektur kehidupan. Sistemnya begitu teramat rumit. Sepertinya hal itu telah dirancang. Ada kecerdasan maha hebat di sana,” katanya.
Fakta paling mengejutkan tentang DNA adalah, keberadaan informasi genetik yang terkodekan (berupa sandi) sudah pasti tidak dapat dijelaskan dalam istilah materi dan energi atau hukum-hukum alamiah.
Belum pernah ada hukum alamiah yang dengannya materi dapat memunculkan informasi. Belum pernah ada pula proses fisika atau fenomena materi yang dapat melakukan hal ini.
Pengakuan terhadap adanya sang perancangan cerdas (intelligent design) yang dikemukakan oleh Anthony Flew, yang terkenal sebagai pembela ateisme selama bertahun-tahun, mencerminkan sebuah pandangan terakhir dalam proses keruntuhan yang dialami ateisme.
Dalam bukunya “The Hidden Face of God” (Wajah Tersembunyi Tuhan), Gerald Schroeder, ilmuwan pendukung penciptaan yang berpengaruh dalam merubah keyakinan Anthony Flew, menulis: “Sebuah kesadaran, kearifan universal, meliputi alam semesta. Penemuan-penemuan ilmu pengetahuan, khususnya yang meneliti sifat quantum dari materi penyusun atom, telah menggiring kita mendekati pemahaman yang mengejutkan. Seluruh keberadaan adalah perwujudan dari kearifan ini. Di laboratorium-laboratorium, kita mendapatinya sebagai informasi yang pertama-tama secara fisik mewujud sebagai energi dan kemudian terpadatkan hingga menjadi bentuk materi. Setiap partikel, setiap wujud, dari atom hingga manusia, terlihat mewakili satu tingkatan dari informasi dari kearifan.”
Penelitian ilmiah terhadap cara kerja sel dan partikel-partikel penyusun atom materi telah mengungkap fakta ini tanpa dapat dibantah. Kehidupan dan alam semesta dimunculkan menjadi ada dari ketiadaan oleh kehendak dari suatu wujud yang memiliki kecerdasan dan kearifan Yang Maha Tinggi.
Dengan demikian, tidak ada keraguan, pemilik pengetahuan dan kecerdasan yang meliputi alam semesta di seluruh tingkatannya adalah Allah Yang Maha Kuasa. Allah SWT menyatakan kebenaran ini dalam Al Qur’an.”Dan kepunyaan Allah-lah Timur dan Barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al Qur’an, 2:115).”

Satu Tanggapan to “KAJIAN ILMIAH RUNTUHKAN ATEISME”

  1. Salam kenal..
    Menurut saya apa yang dilakukan oleh Anthony Flew tidak berbeda dengan apa yang dilakukan oleh manusia pada umumnya. Ketika ia memiliki keterbatasan untuk menjelaskan kejadian penciptaan dan abiogenesis (bagaimana benda hidup berawal dari benda tak hidup) yang sangat rumit, maka ia memajukan konsep ketuhanan sebagai jembatan instan sebagai untuk menghubungkan keterbatasan pikirannya dengan fenomenayang ada. Hal ini dilakukan mungin karena Anthony Flew merupakan seorang filsuf, dan bukan seorang scientist. Apabila Anthony Flew adalah seorang scientist mungkin dia akan mengetahui bahwa percobaan laboratorium abiogenesis sudah pernah dilakukan pada tahun 1953. Di mana percoban ini dilakukan oleh Stanley L. Miller di University of Chicago dengan membuat samudera purba di dalam laboratorium. Dengan pengkodisian laboratorium, ia berhasil menemukan terbentuknya molekul-molekul organik. Sebuah komposisi dasa yang bisa mengatur dirinya menjadi hidup.

    Bagaimana pun, menanggapi judul tuluan anda, menurut saya ateisme tidak dapat diruntuhkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: