Mistis’s Weblog

Duniaku & Dunia Lain

9 HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBELUM MEMASUKI DUNIA KEGAIBAN

Posted by mystys pada Maret 11, 2008

OLEH : ANDRI PRIYANTNA, S. Sos

Banyak orang yang gampang terpesona dan percaya dengan sesuatu yang mengandung kegaiban. Bagiama sebaiknya menyikapi fenomena tersebut…?

Bermain dengan masalah kegaiban harus ekstra hati-hati. Jangan sampai terjebak. Apalagi sampai tertipu jutaan rupiah karena sesuatu benda yang ajaib, yang bisa mengubah yang begini menjadi begitu, dan lain-lain.

Berikut ini hal-hal yang perlu Anda cermati, sebelum Anda masuk ke dalam dunia yang sulit dibuktikan secara nalar itu

1. Si pengamat seringkali mempengaruhi apa yang sedang diamati

Dalam dunia supranatural hal ini jamak terjadi. Misalnya ada orang yang mengaku bertemu dengan makhluk halus. Orang sunda sering menyebut peristiwa ini sebagai kawenehan (bertemu hantu secara tak sengaja). Namun bila Anda sengaja ingin bertemu dengan makhluk tersebut, bisa jadi dia tidak akan muncul.

Kesimpulannya: Makhluk halus tersebut bisa jadi memang ada atau bisa juga reka-rekaan orang yang penakut saja. Jadi waspadalah!

2. Alat menentukan hasil

Dengan alat yang canggih kita bisa tahu bahwa hal-hal yang dulunya dianggap aneh, ternyata adalah hal yang biasa-biasa saja. Dulu orang perlu ilmu Ngimpleng agar bisa menemukan sumber air. Tapi kini dengan citra satelit kita bahkan bisa menembus bumi untuk menemukan minyak.

Kesimpulan: Tidak semua hal yang aneh adalah betul-betul gaib. Telepati dan hipnotis misalnya, adalah hal biasa dalam dunia kedokteran dan psikologi.

3. Dianggap aneh tidak berarti benar

Aristoteles pernah mencetuskan teori Abiogenesis yang menyebut makhluk-makhluk bermunculan begitu saja di muka bumi. Tikus muncul dari gudang, belatung muncul dari bangkai. Teori ini sempat mengisi pikiran banyak orang selama berabad-abad, karena terasa ajaib. Padahal tentu saja hal ini tidak benar.

Kesimpulannya: Hal-hal yang dianggap aneh, seringkali disebabkan ketidaktahuan akan hal tersebut. Kalau sudah tahu dasar-dasar suatu ilmu, maka kita tidak akan heran lagi bila memang mengalami suatu fenomena yang betul-betul gaib.

4. Tak dapat menjelaskan belum tentu benar-benar tidak bisa diterangkan

Karena kurang pengetahuan, maka bisa saja dengan tergesa-gesa orang menyebut bahwa yang membangun piramid itu makhluk angkasa luar! Mengapa piramid itu bisa berdiri dengan megahnya, bahkan tanpa bantuan alat-alat yang canggih dan mesin-mesin? Mau tahu kenapa? Baca buku sejarah: piramid-piramid tersebut dibangun dalam tempo yang sangat lama. Bahkan ada yang sampai satu abad belum selesai dibangun.

Kesimpulannya: Jangan buru-buru terbuai oleh hal-hal yang ajaib dan mistik, kecuali kalau kita sudah punya dasar-dasar yang memadai. Tanyakan dulu pada teman atau kerabat yang bisa kita percaya sebelum kita membeli benda atau ikut-ikutan sesuatu yang bersifat kegaiban.

5. Mencari-cari alasan bisa gagal

Kegagalan bila melakukan suatu percobaan harus diakui dengan jujur. Tidak boleh menimpakan kepada hal-hal yang gaib sebagai kambing hitam. Jembatan yang runtuh belum tentu karena kurang sajen dalam pembangunannya dulu.

Kesimpulan: Jangan tergesa-gesa percaya pada takhayul. Selain berdosa besar karena musyrik, juga bisa jadi kita bakal memfitnah orang yang tidak berdosa. Bila kita tiba-tiba jatuh sakit, cermati dulu, boleh jadi hal itu terjadi karena stress atau pola hidup Anda yang tidak teratur.

6. Berpikir belakangan

Ini mirip dengan takhayul. Misalnya, ada tukang mancing merasa selalu mujur bila pakai kolor warna merah, karena dari pengalaman yang lalu, bila mengenakan kolor ini, selalu mendapat ikan yang banyak.

Kesimpulannya: Dengan berpikir belakangan, maka kita cenderung akan lekas percaya pada hal-hal yang ajaib. Atau dengan kata lain akan mudah tertipu atau kena hipnotis dan tenung.

7. Kebetulan

Ini lahan subur bagi paranormal. Karena sedikit sekali orang yang paham akan ilmu probabilitas (kemungkinan). Misalnya, dalam suatu pertemuan yang dihadiri 30 orang, probabilitas adanya dua orang yang mempunyai hari ulang tahun yang sama adalah 0,71.

Kesimpulannya : Tidak semua orang bisa memberikan karomah atau berkah, bila pun itu terjadi, bisa jadi karena memang kebetulan saja lagi mujur. Lebih baik berdoa dengan khusyuk, kalaupun Anda berminnat mengunjungi orang pintar, maka haruslah kita perhatikan dulu akhlaknya sehari-hari.

8. Ingat yang penting-penting saja

Orang cenderung mengingat ramalan yang tepat dibandingkan yang tidak tepat. Begitu pun dengan kalau ada orang yang bilang rumahnya berhantu, kita segera langsung percaya tanpa merasa perlu lagi menyelidiki lagi kebenarannya.

Kesimpulannya: Jangan mudah terpesona dengan hal-hal yang ajaib. Bisa jadi hal itu akan mengubah rencana kita yang sudah betul-betul realistis.

9. Ad ignorantiam

Bila kita tidak bisa membantah suatu pendapat, berarti pendapat itu benar. Padahal dalam kajian ilmiah tidak demikian, semua fakta harus ilmiah sejak awal, bukan karena tidak bisa membuktikan, lalu kita simpulkan sebaliknya.

Kesimpulannya: Bila kita tidak bisa membantah sesuatu hal, jangan dulu mendukung pendapat tersebut, kalau tidak Anda akan mudah kena tipu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: