MENGUPAS KAROMAH AYAT KURSY (BAG. 2)
Ditulis oleh mystys di/pada November 14, 2008
Penulis : Idris Nawawi
Nah, sebelum membahas lebih jauh, Penulis akan bedarkan terlebih dahulu dasar-dasar yang ada pada karomah Ayat Kursy, sehingga dengan pemahaman yang cukup jelas ini anda tidak akan ragu untuk mengamalkannya.
Dalam pandangan ahli kebathinan, Ayat Kursy disebut-sebut pula dengan istilah Ummul Ilmi atau induknya ilmu. Sedangkan menurut Ahli Hikmah menyebut Ayat Kursy sebagai Ummul Mahabbah atau inudknya pengasihan. Sedangkan yang terakhir menurut ahli mistik kejawen, mereka menyebut Ayat Kursy dengan istilah Segoro Ilmu atau lautnya ilmu.Memang, dengan banyaknya manfaat yang terkandung dalam ayat Al kursy, maka tidak heran bila sejak zaman dahulu kala hingga sekarang ini para ahli kebathinan berlomba ingin mendapatkan intisari kekuatannya. Namun bagaimanapun juga, Ilmu Ayatul kursy tidak mudah kita peroleh dangan hanya mengamalkan atau sekedar membacanya. Ilmu Ayatul Kursy ini punya sanad muttasil atau garis silsilah turun temurun yang tetap dijaga, sehingga dengan kemuttasilannya, Ilmu Ayatul Kursy menjadi salah satu ilmu paling mustajabah di muka bumi.
Berikut Penulis akan beberkan sanad atau silsilah turun temurun amalan Ayat Kursy yang sampai sekarang masih dilestarikan sehingga akan ada manfaat dan karomahnya.
Pertama kali amalan ini tercetus dari baginda Rasulullah SAW, lalu Beliau mengijazahkannya pada Nabiyullah KHidir AS. Khidir mengijazahkannya kepada tiga orang Quthbul Mutlak, yakni Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani, Syeikh Abil Qosim Al Bagdadi, dan Syeikh Abu Hasan Assyadzili.
Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani mengijazahkan secara ruhaniyyah kepada Syeikh Syarief Hidayatulloh dan Mbah Kuwu Cakra Buana. Syeikh Syarif Hidayatulloh akhirnya mengijazahkan kepada putranya, Pangeran Cirebon.
Nah, dari sini silsilah amalan ini sempat putus dan baru ada setelah selang 154 tahun, yaitu dari Syeikh Abdul Baqir yang menerimanya lewat hawatif yang diberikan langsung oleh Sunan Gunung Jati Cirebon. Akhirnya, dari sinilah amalan ini turun temurun diijzahkan hingga sampai sekarang.
Penulis lanjutan lagi silsilah amalan Ayatul Kursy lewat Syeikh Abdul Baqir, dengan runutan sebagai berikut:
Syeikh Abdul Baqir-Syeihk Majegung Sekti-Syeikh Abdul Lathif-Kan’an bin Nawawi-Muhammad Suyuti- Ahmad Al Idrus-Kyai Bukhori-Kyai Martapada- kyai Jani Kusuma diningrat- Abah Thosin- Abah Inu- Abah Hud- Abah Ilyas-Kyai Burhan- Kyai Nawawi dan yang terakhir adalah Idris Nawawi (Penulis).
Namun, sebagai ta’dzim watahriman atau menghormati para ahlillah, Anda yang ingin melestarikan amalan ini tidak perlu semua pengijazah diatas dibaca, cukup memulai tawassul seperti berikut ini:
- Ila hadrotin nabiyyil musthofa rosulillahi SAW, Al Fatihah 1x.
- Tsumma ila hadroti ashabihi minal ambiya’i wal mursalin wa a khussu khossotan, ila hadrotin nabiyalloh ilal Abbasil Hidir Baliya bin Malkan As, waila hadroti syeikh Muhyiddin Abdul Qodir Al Jaelani Qoddasallohu sirrohuma wa ‘a’ada alaiya mimbarokatihima wakaromatihima wa ulumihima wamiddana bimada dadihima syaiun lillahi lahuma walahum Al Fatihah 3x.
- Tsumma ila hadroti syeikh Syarif Hidayatulloh, wambah Kuwu Cakra Buana, wakhodamus syarifah min ahli masjid agung Kesepuan Cirebon, Qoddasallohu sirrohuma wa ‘a’ada ‘alaiya mimbarokatihima wakaromatihima wa ulumihima wamiddana bimada dadihima syaiun lillahi lahum Al Fatihah 1x.
- Tsumma ila hadroti Abil Qosim Al Bagdadi, waila hadroti Abul Hasan Assyadili, wa Abul Abbas Al Jahri Baliya Bin malkan, waila hadroti syeikh Abdul Qodir Al Jaelani waila hadroti syeikh Syarif Hidayatulloh wambah Kuwu Cakara Buana, wa kyai Bukhori, syaiun lillahi lahum Al Fatihah 7x.
Setelah ini, baca ayat ursy dan sesudahnya berdoa seperti yang Penulis tulis sebelumnya.
Untuk pengamalan ayatul Kursy, paling baik dipuasai selama 41 hari dengan buka dan sahur bilaruhin (tidak makan yang bernyawa). Namun bila tidak kuat dalam melaksanakan puasa yang cukup lama ini, Anda bisa mengurangi puasanya dengan hitungan sebagai berikut: 41/ 31/ 21/ 17/ 11/ 9/ 7 hari. Terserah berapa hari yang Anda mampu dan inginkan. Disini tentunya kekuatan dari karomah yang ada akan bervariasi tergantung lamanya Anda berpuasa.
Tapi yang paling penting dan perlu diingat, berapapun lamanya Anda berpuasa, buka dan sahur harus dengan cara bilaruhin atau tidak makan yang bernyawa. Dan untuk bilangan ayatul Kursy yang harus Anda baca di setiap malam paling sempurna 333x. Tapi bila tidak kuat boleh dengan bilangan yang lebih rendah, yakni: 331x/ 221x/ 121x/ 77x.
Sedangkan doa yang harus dibaca, Anda boleh memilih banyak tidaknya tergantung dari keihlasan hati, yaitu boleh dibaca sebanyak 41x/ 31x/ 21x/ 11x.
Nah, sebagai kesempurnaan dalam melaksanakan ritual Ilmu Ayatul Kursy, amalanya ini harus selalu dibaca secara istikomah setiap pukul 23.00 atau lebih, sampai dengan selesainya puasa.
Bila anda sudah melakukan tirakat yang Penulis sebutkan tadi, Anda bisa buktikan langsung manfaatnya, terutama dalam hal pengasihan. Karena Penulis sendiri sejak tahun 1995 sudah digembleng oleh sang guru, yaitu diharuskan puasa Ilmu Ayatul Kursy selama 41 hari dan diulang sebanyak 3x = 123 hari. Namun sekali lagi Penulis katakan, bahwa kuat tidaknya ilmu ini tergantung dari lama tidaknya Anda berpuasa dan mengamalkannya.
Nah, bagi yang mengikuti puasa 41 hari serta mengamalkan paling banyak, coba buktikan sendiri. Hasilnya pasti luar biasa. Tanpa sadar kita akan bisa berhubungan langsung dengan para goib, bisa mengobati penyakit secara spontan, bisa meracik sarana pengasihan secara permanen, bisa mengisi gaman dan pusaka kapanpun kita mau, bisa mengambil pusaka tanpa harus gerak, dan yang paling mencengangkan dalam manfaat ilmu ini kita akan terus disukai lawan jenis di manapun kita berada.
Kini, semua tergantung para pengamal. Bila Anda sekalian mau mengikuti kesempurnaan dari tirakat yang sudah kami bedarkan di atas, maka Insya Allah hasilnya akan sangat bermanfaat.
Ilmu ini sangat langka dengan sanad atau silsilah lengkap yang keakuratannya masih sangat terjaga, baik dalam hal karomah maupun manfaat lainnya.
Sebagaimana kisah keberhasilan dari salah seorang tokoh pengijazah yang pernah dituliskan dalam biodatanya, yaitu sebuah sanjungan dari kidung Jawa yang dituliskan memakai huruf Arab. Tokoh dimaksud adalah Kyai Burhan, Godong, Demak Jateng (Alm). Dia banyak mengupas tentang kedahsyatan Ayatul Kursy, di antara salah satu tulisannya berbunyi demikian:
“ Ngerti ora ngerti kang pasti gerak ngelakoni, wujud ora ketoro yen ora ngumbeni ilmu, agung pisan ilmu ibu rugi kang akeh cangkem mlumah badan ora gerak. Sejatine ilmu agung kang dadi kedelok, sejatine ilmu wujud kang akeh nyoto keagungan, ora rugi ngumbe ilmu iki kang dadi akhir derajat mulyo ing dunya lan gon mati, ilmu kang kesifatan sempurnane alam, urip saking dadi lan mati saking males, godong ijo kang memantes ,kayu kuat kang dadi jogo, akar atos kang dadi pinguat, ora nana kang dadi sempurna kecuali neng jerone Ayatul Kursy, Ars kang dadi lambang paling duwur, saking keagungan kang maha agung.”
Kurang lebih artinya:
“Mengerti maupun tidak mengerti yang pasti kita harus bisa melaksanakan puasa dan tirakat ilmu Ayatul Kursy, karena bagaimanapun juga ilmu ini tidak akan bisa kita dirasakan apabila hanya berdiam diri, ilmu ini sangat agung sebagaimana ilmu bangsa uluhiyah/ raja, sesungguhnya sangat rugi bagi kita yang hanya mengumbar mulut tapi tidak mau melaksanakan arti tirakat, sejatinya ilmu agung pasti akan tampak segala karomah yang bisa kita perlihatkan secara nyata, sejatinya ilmu yang sangat mustajabah dengan segala keagungan yang bisa diwujudkan, sungguh tidak rugi memiliki ilmu ini dengan tirakat dan penebusan dari badan kita sendiri, sebab ilmu ini akan membawa derajat kita selamat dunya dan akherat, ilmu yang mempunyai sifat sempurna dari semua ilmu yang ada di alam buana, ilmu ini akan terus hidup kecuali bagi orang malas yang tidak mau melaksanakan penebusan puasa dan tirakat, ilmu yang menjadi kesempurnaan, ilmu yang menjadi tameng dari segala marabahaya, ilmu yang menjadi perisai paling kokoh dalam sanubari dan ruhaniyyah kita, karena sesungguhnya tidak ada yang sempurna kecuali karomah ayatul kursy, Ars yang menjadi nama dari ilmu ini dan Ars pula derajat tertinggi dari semua derajat, sesungguhnya ilmu ini sangat agung dari semua yang dianggap agung”
Dalam sejarah hidupnya, Kyai Burhan ini sangat terkenal sekali di kalangan sufi dan ahli taraket Jawa akan derajat kewaliyannya. Semasa hidupnya sang Kyai tidak pernah meninggalkan amalan Ayatul Kursy ini hingga akhir usia. Karena itulah almarhum diberi karomah oleh Allah SWT, lewat wasilah ilmu Ayatul Kursy hingga menjadi seorang yang memiliki kelebihan tinggi, diantaranya: Bisa menciptakan uang secara kontan, bisa merubah daun dan benda lainnya jadi emas, dan yang paling masyhur bisa mendatangkan batu merah delima dalam satu hari sebanyak 110 biji.
Disisi lain, sang Kyai juga terkenal dengan ketepatannya dalam berhitung, seperti saat dia menghitung jatuhnya dedaunan di seluruh wilayah Demak dalam kurun satu hari, waktu itu dengan 2004 personil yang dikerahkan untuk memungut daun yang jatuh sekaligus menghitungnya. Ternyata apa yang diucapkan oleh Kyai Burhan ini sangatlah tepat….
Kini terserah para Pembaca mau tidaknya menjalankan Ilmu Ayatul Kursy yang didalamnya sarat akan manfaat dan faedah. Bagi Anda yang bersungguh sungguh tentunya akan membawa suatu keberuntungan hidup yang lebih baik dikemudian hari. Semoga!
Amrie berkata
Saya berminat mempelajari ilmu ini. Kalau sudi mengajarkan saya, mohon menghantar email pada saya di amrsod@gmail.com untuk salam perkenalan. Sebenarnya saya sudahpun mengamalkan ilmu ini tetapi mungkin belum mantap dan perlu tunjuk ajar dari orang yang lebih berpengalaman seperti saudari/ri. Saya amat-amat berharap saudara/ri dapat menghubungi saya. Assalammualaikum warahmatullah hiwabarakatu.
R-Q berkata
bagian 1 nya, bisa saya lihat dimana?
Trim’s
hina kelana berkata
Wahh salah mampir…neeh, ini blognya ilmu hikmah yaaaa..ingat kalo belajar ilmu hikmah harus ada gurunya /yang mnegizasahkan, kalo ga hati2 yang masuk adalah jin,….maaf
hari berkata
mohon ijin utk mengamalkan.
Taufiq berkata
pak bagaimana bila saya mengamalkannya, bisakah nantinya saya manfaatkan untuk membantu orang lain, wassalam
Dhiedan berkata
Apakah kupasan ini sudah termasuk bagian dari pengijajahan buat pembaca?
moh imron tarmudzi berkata
ass…mohon izin dan doa restunya untuk mengamalkan ayat kursy semoga menjadi berkah dan amal ibadah yang tiada putusnya dan dapat bermanfaat untuk kejayaan umat islam.wass
akhmad berkata
Ass..mohon ijin juga untuk mengamalkannya..tapi biasanya kalo di wedar disini berarti itu sekaligus di Ijazahkan..iya kan mas Idris..?
dani berkata
ass…mohon izin dan doa restunya untuk mengamalkan ayat kursy semoga menjadi berkah dan amal ibadah yang tiada putusnya dan dapat bermanfaat untuk kejayaan umat islam.wass
mas rizki berkata
hehe…maaf menurut pemahaman saya, yang sedikit2 juga pernah mengetahui metode pengijazahan, harusnya pengijazahan karomah ayat kursy tersebut ada yang namanya :
1. silsilah / metode secara turun-temurun
2. ada saksi-saksinya / keluarga
3. ada “buku besar” nya (spt buku silsilah keluarga kraton YK)
dan maaf…hal diatas ini tidak sesuai logika pengijazahan saya. alurnya terbolak-balik. tidak masuk akal sehat saya. jadi, bila dilogika, waktu & alurnya tidak turun-temurun / tidak sesuai zaman /rancu, karena akan terbaca demikian:
Muhammad SAW >> Khidir AS >> Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani &, Syeikh Abil Qosim Al Bagdadi & Syeikh Abu Hasan Assyadzili >> Syeikh Syarief Hidayatulloh dan Mbah Kuwu Cakra Buana >> Syeikh Syarif Hidayatulloh >> anaknya / Pangeran Cirebon >> putus 154 tahun >> Syeikh Abdul Baqir yang menerimanya lewat hawatif yang diberikan langsung oleh Sunan Gunung Jati Cirebon.
Pertanyaan yang menggelitik :
1. Apakah mungkin Muhammad SAW (Nabi Penutup Akhir Zaman,
mengijazahkan pada Khidir AS (“Nabi” yang hidup di zaman Musa
AS) ??? Ibaratnya masa orang yang hidup di zaman reformasi bisa
mengijazahkan pada orang yang hidup di zaman pra kemerdekaan
??? tanya kenapa ??? hehehe…
2. setahu saya “Syeikh” Syarief Hidayatulloh adalah nama lain
Sunan Gunung Jati Cirebon itu sendiri…
3. Mbah Kuwu Cakra Buana ??? ini siapa lagi ??? tidak jelas…
ada baiknya anda renungkan sejenak, bagi anda semua yang telah atau malah sedang ingin mengamalkan karomah ayat kursy tersebut.
terimakasih & salam silaturahmi dari jogja (turut prihatin, karena sekarang ini banyak orang pada pengen belajar ilmu atau amalan, tapi tidak mau belajar logika, apalagi belajar sejarah terlebih dahulu)
Jamaludin Muhammad, Tuk Pancuran-Cirebon berkata
untuk silsilah, ada baiknya Mas Rizki baca ulang kata demi kata. Di sana jelas, Syekh Syarif Hidayatullah menerima dari Syekh Abdil Qodir. Syekh Abdul Baqir menerima dari Syekh Syarif/Sunan Gunung Jati. Dan seterusnya….
Ini bukan periwayatan Hadits yang menyaratkan diterima secara langsung dan tidak terputus. Tapi dalam hal ijazah tidaklah mustahil kalau pemberi dan penerima tidak bertemu secara lahiriyah. Apalagi mengingat maqom mereka sangat memungkinkan untuk melakukan itu semua….
Orang zaman sekarang saja masih sangat mungkin bertemu dengan Nabi Khidir AS, apalagi di zaman Baginda Rasululah SAW. Adalah sangat mungkin seorang Sayyidul Ambiya’ Rasulullah SAW memberi ijazah kepada Nabi Khidir. Dan sangat mungkin seorang Nabi Khidir memberi ijazah kepada Waliyyullah Syekh Abdil Qodir Jailani.
Mbah Kuwu Cakrabuana adaah Mbah Kuwu Cirebon, kakak kandung dari ibunda Sunan Gunung Jati Cirebon
Saya pikir gak ada yang rancu dan lucu. dan memang kurang masuk logika karena ini dalam ranah “Khowaariqul ‘aadat” yakni hal2 yak tak biasa.
Terima kasih atas keprihatinan Mas Rizki. Tapi saya lebih prihatin kepada Mas Rizki yang belum selesai menyelam tapi sudah merasa basah.
Salam silaturahmi juga untuk orang Jogja dari Rakyat Sunan Gununng Jati Cirebon
mohimron berkata
sengtuju, akur n tengkyu kang jamal atas balasan penjabaranya…mdh2n mas rizki selalu mendapatan hidayah biar gak melulu menuhankan logika yang sempit….lamun ora paham aja sok paham, lamun ora ngerti aja sok ngerti..sapa sing ora jelas sira bae, ora jelas..mbah kuwu cakrabuwana itu buyut gue tau….
the secret one berkata
dialah allah swt yang maha ilmu.tak ada yang tak mungkin oleh allah untuk DIA kerjakan.kekuasaan allah tak bisa diukur dari logika manusia semata,karena bagi allah tak ada yang tidak mungkin. dan kekuasaan allah itu diluar nalar manusia biasa .”ALLAHU AKBAR!!!!!!!”
Agus Priyanto berkata
mohon ijin untuk mengamalkan dan mohon ijin keikhlasan penulis untuk mengijasakan wirit ayat kursi ini untuk keluarga saya dan keturunan saya
Agus Priyanto berkata
untuk doa’nya bisa dikirmkan ke alamat e-mail saya unthok_win@yahoo.com
Hendra Syahputra berkata
Mas tolong kirimkan no hp nya. Ada yang mau saya tanyakan
Alamat email saya hendys_bri@yahoo.com
mystys berkata
klik aja di link idris nawawi. Alamat dan no hp nya ada
haris fahman berkata
terima kasih atas informasinya
widiawan berkata
saya ingin sekali mengamalkan bisa nggak om
Cisdiyanto berkata
Assalamu alaikum mas Idris, saya minta ijazahnya utk mengamalkan ayat kursy ini. Utk tawasul dan doanya saya minta tulisan arabnya biar tdk salah baca dan mohon dikirim ke email saya suatusaatnanti@ymail.com. Trimakasih mas. Wassalamu alaikum.
elhadiry berkata
Wah jd kepingin mengamalkan jg nih, tp gak kuat lakunya. Andai ada yang instan yah, hehehe….
Asri Martini berkata
gmana cara mempelajari amalan tersbut
apakh harus dgn gerakan
dan apa saja saraty
Wildan berkata
AlhamdulilLah, Sangat Bagus dan cukup rinci, smoga berkah. Amiin
suhendra berkata
asslmuallaikum…saya mau mengamalkan amalan ini,tapi apa dengan mengikuti syariat yang dituliskan diatas tidak ada efek apapun nantinya karena tidak ada pembimbing yang mengawasi?kalau jawabannya tidak ada saya sangat berterima kasih karena telah mengenalkan saya pada ilmu in,tolong dijawab ya.terima kasih
Adhi Rahmat berkata
Assalamu’alaikum wr wb,
Mohon ijazah untuk mengamalkannya.
Jamaludin Muhammad, Tuk Pancuran-Cirebon berkata
Salam untuk Kang Idris Nawawi
Hanafi berkata
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Mohon maaf sebelunya kang Idris Nawawi saya sangat tertarik dengan tulisan kang Idris mengenai Karomah Ayat Kursi,saya mohon bimbingannya dan kalau bisa tawasul dan do’anya pke bahasa arab biar gak salah dalam tajwidnya.apakah dengan tidak adanya pembimbing bisa untuk mencapai ilmu tersebut.Saya juga mohon kang Idris meng ijazahkan ilmu tersebut meski kita tak pernah berjabat tangan.semoga rahmat dan maghfirah Allah dilimpahkan pada kang Idris dan keluarga Amiin.
Ihwan Suryana ST berkata
Terima Kasih Kang Idris Nawawi atas tulisannya, saya sudah mengamalkannya, Masya Allah Karomahnya luar biasa, Allah Kabulkan Semua Hajat yang saya inginkan dan dibukakan pintu rizki dari jalan yang tidak disangka – sangka dan di duga – duga, dari yang sulit dan mustahil menjadi mungkin, plus kelebihan yang lain, tulisan Anda persis sama seperti yang saya dapatkan dalam mimpi langsung dari Sunan Gunung Jati Cirebon, semoga Allah Swt balas kebaikan anda dengan menyebarkan Ilmu Karomah ayat kursi dengan balasan yang berlimpat Ganda Amin.
Sigit berkata
Testimoni Sdr luar biasa, diluar kebiasaan.
Bisa diperjelas, tlg hp Sdr send ke sigit.bravo@gmail.com
Qt ngobrol by phone. Matur suwun …
Ihwan Suryana ST berkata
Dear Sigit
Saya sudah kirimkam email dan No telpon saya ke Email Anda, Thanks
Ari Septadi berkata
mohon sekali doa yng disebutkan diemail kealamat saya
Martoyo berkata
Assalamu’alaikum wr. wb.
Boss Idris Nawawi…mohon kirim email Boss ke saya dunk…terima kasih.
fajar suteja berkata
bung idris sy mau amalkan ayat kursi tp disitu gak disuruh puasa tp dawamkan setiap sholat fardhu,bisakan makasih
falakhulhuda berkata
saya harap maz, mau memeberi ijazah kpd saya,,
sya beitu tertarik dengan amaLAn tersebut,,
moga amalan ini menjadi bermanfaat didunia dan akhirat.amien..
Abd Rahman berkata
Assalamu’alaikum wr. wb.
salam kejauhan dari saya. saya harap mas memberikan ijazah kepada saya. semoaga amalan ini bermanafaat dunia dan akhirat.
man791404@yahoo.com
henri berkata
mohon ijin jg u/ mngamalkn!
iwan berkata
assalamu’alaikum mas idris..
sy mohon izin untuk mengamalkn ayatul kursy ini..agar bermanfaat untuk dunia dan akhirat saya.
wassalamu’alaikum…
Adi w berkata
Mas, saya minta no hpnya ya, agar bisa langsung berkomunikasi.
mystys berkata
Untuk sementara Mas Idris tidak bisa di ganggu, karena sedang menjalankan Ibadah Haji ke Tanah Suci Mekkah